BeritaHSNKrapyakRMI

RMI PWNU DIY Selenggarakan Workshop Komik di Pondok Pesantren Krapyak

Panitia Hari Santri Nasional RMI PWNU DIY menyelenggarakan Workshop Komik di Pondok Pesantren Krapyak, Yayasan Ali Maksum pada Ahad, 16 Oktober 2022. Adapun peserta dari acara ini adalah siswa siswi MA Ali Maksum.

Workshop Komik ini merupakan salah satu dari empat rangkaian acara pra-HSN yang diselenggarakan oleh RMI PWNU DIY. Sebelumnya, telah terlaksana Workshop Teater di PP. Al-Imdad, Bantul. 

Pada tanggal 20 Oktober 2022, terdapat Pemutaran Film “Receh” di PP. As-Salafiyah, Mlangi, Sleman. Dilanjutkan dengan Workshop Tie Dye pada 21 Oktober 2022 di PP. An-Nur, Ngrukem, Bantul.

Para peserta Workshop Komik tampak bersemangat mengikuti acara ini. Mereka membawa alat tulis masing-masing dari asrama. Setelah diberi penjelasan dan pemaparan materi oleh tim dari Lesbumi PWNU DIY, peserta langsung praktik membuat komik di tempat. 

Menurut Areta, siswi kelas 11 MA Ali Maksum, dengan diselenggarakannya workshop ini, ia menjadi tau bagaimana cara menggambar dan menyusunnya hingga menjadi sebuah komik. Sebelumnya, ia senang membaca komik tetapi belum memiliki kemampuan menggambar. 

Rayyana, siswi kelas 11 MA Ali Maksum, turut menambahkan bahwa melalui Workshop Komik, ia menjadi tau beragam komik yang ada di Indonesia. Selama ini Rayyana hanya membaca manga atau webtoon yang mana merupakan komik dari mancanegara. 

Para peserta pun tertarik untuk mengikuti apabila kembali digelar workshop komik di Pondok Pesantren Krapyak. 

“Tertarik ikut lagi. Kalau bisa jangan acara aja. Kalau bisa, ada PU (program unggulan) di MA Ali Maksum,” ujar Naswan, siswa kelas 12 MA Ali Maksum. 

Awalludin Mualif, Ketua Lesbumi PWNU DIY, menjelaskan tujuan diadakan Workshop Komik adalah untuk mengenalkan dunia seni, khususnya seni komik, kepada para santri. Selanjutnya, memperkenalkan komik sebagai medium untuk menuangkan ide dan gagasan yang dimiliki oleh para santri. 

Setelah terselenggarakannya acara, Awalludin berharap santri yang memiliki ketertarikan di bidang ini dapat terus mengasah bakatnya dan menceritakan dunia santri melalui bahasa komik. Apabila dilihat sekilas, karya para peserta Workshop Komik kali ini sudah bagus. 

“Kalau memang temen-temen nanti ingin mendalami dunia ini, bisa berhubungan dengan temen-temen Lesbumi. Ruang-ruang itu akan kita buka,” pungkas Awalludin. 

 

 

Pewarta : Yasmeen Mumtaz

Editor : Meyreza Ds

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *