Artikel

Puncak Acara Haul Almaghfurlah KH. Ali Maksum ke-33

Haul KH. Ali Maksum yang ke-33 tahun 2021 berlangsung sangat meriah. Berbeda dengan Haul pada tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara virtual dan hanya dihadiri oleh kalangan keluarga saja, kali ini Haul dilaksanakan pada pagi hari secara hybrid, dengan turut mengundang para kyai, tenaga pendidik dan masyarakat sekitar, dan disiarkan secara live melalui Youtube, sehingga santri dan alumni dapat menyimak acara di berbagai tempat.

Majelis haul diselenggarakan pada hari Rabu 15 Desember 2021, setelah sebelumnya dilaksanakan rangkaian acara haul seperti sarasehan, sima’an Al-Qur’an di berbagai komplek, serta sholawat dan manaqib simbah Ali Maksum.

Acara puncak haul diawali dengan pembacaan asmaul husna dan lantunan sholawat oleh santriwan-santriwati Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Kemudian dilanjut dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta pembacaan maulid. Acara selanjutnya yaitu pembacaan Tahlil dan Doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Hamid bin Abdul Qadir Munawwir, Pengasuh Ponpes Al-Qur’an Maunah Sari Kediri, sekaligus keponakan dari KH. Ali Maksum.

Kemudian acara dilanjut dengan sambutan dari keluarga yang disampaikan oleh Dr. KH. Hilmy Muhammad MA.. Dalam sambutannya beliau menyebutkan bahwa “Haul tahun ini terasa berbeda karena pada tahun ini kita kehilangan KH. Attabik Ali, Ibu Hj. Hanifah Ali, KH. Najib Abdul Qadir. Namun hal itu tidak mengurangi khidmatnya acara Haul kali ini, karena turut hadir bersama kita KH. Idris Hamid, KH. Musthofa Bisri, KH. Bahauddin Nursalim, KH. Abdul Malik Madani, KH. Asyhari Abdullah Tamrin, Keluarga Lasem, Keluarga dari Dzurriyyah Bani Simbah Munawwir, Nyai Hj. Ida Fatimah Zaenal, Nyai Hj. Khusnul Khotimah Warson Munawwir, Nyai Umi Salamah Masyhuri Ali Umar, Nyai Hj. Jamilah, KH. Mas’ud Masduqi (Rais Syuriah PWNU DIY), Mas Fahmi Akbar idris (Ketua Pengurus Wil Tanfidziyah NU DIY)”.

Setelah itu acara dilanjut dengan mauidhoh hasanah dari KH. Musthofa Bisri (Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang) dan KH. Bahauddin Nursalim (Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA), dan ditutup dengan Doa yang dipimpin oleh KH. Idris Hamid.

(Zulfa Tsalifatul Mun/Santri Gedung Putih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *