Ngaji RamadanPengajian OnlineQashidah Burdah

(Ngaji Qashidah Burdah) Bait 38 – 40

Kanjeng Nabi Muhammad SAW merupakan satu-satunya Nabi yang bisa memberikan syafaatnya di yaumil qiyamah. Beliau selalu mengajak umatnya untuk berpegang teguh pada tali Agama Allah agar kelak bisa mendapatkan karunia-Nya. Hal ini disebabkan karena adanya keistimewaan-keistimewaan yang ada pada diri Nabi Muhammad, dalam nadham burdah keistimewaan nabi dijelaskan seperti;

فَاقَ النَّبِييْنَ فِي خَلْقٍ وَّفِيْ خُلُقٍ ۞ وَلَمْ يُدَانُـــــــــوْهُ فِي عِلْمٍ وَلاَ كَرَمِ

“Beliau melampaui para nabi-nabi terdahulu baik ketampanan maupun budi pekertinya. Dan para nabi terdahulu takkan menyamai Rasulullah SAW, baik dalam ilmu maupun kemulianya”

Bait tersebut menjelaskan bahwa keistimewaan kanjeng nabi melebihi dari nabi-nabi sebelumnya. Baik secara fisik (خَلْقٍ) maupun budi pekerti ( خُلُقٍ). Bahkan ketampananya melebihi Nabi Yusuf AS. Para nabi terdahulupun tidak ada yang menandingi kemuliaan serta kedermawannanya. Diutusnya beliau membawa misi untuk menyebarkan rahmat dan menyempurnakan akhlak, seperti hadits nabi;
إنما بعثت لأتممامكارم لأحلاق
“sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.”
Dilanjutkan bait berikutnya,

وَكُلُّـــــهُمْ مِنْ رَسُولِ اللهِ مُلْتَمِسٌ ۞ عرْفًا مِنَ البَحْرِ أَوْ رَشْفًا مِنَ الدِّيَمِ

“Para nabi terdahulu mengambil dari diri rasulullah, setetes lautan maupun setetes hujan ilmunya”

Kelebihan tersebut digambarkan bahwa Rasulullah Saw merupakan samudera ilmu, sedangkan nabi-nabi terdahulu diibaratkan hanya mengambil setangkup air keutamaan dari samuderanya ilmu dan setetes hujan dari kedermawanan Rasulullah Saw.

Rasul bersabda, bahwa mencari ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslimin dan muslimat. Karena jika seseorang memiliki ilmu maka dia akan mendapatkan keutamaan serta derajatnya diangkat oleh Allah. Ketika kita sudah mendapatkan ilmu, kita pun wajib mendermakan ilmu kita dalam artian mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang sudah kita pelajari. Dalam riwayat disebutkan;
العلم رأس الفضائل والكرم رأس الفواضيل
“Ilmu merupakan pokoknya keutamaan, dan kedermawanan merupakan pokoknya kebajikan.”

وَوَاقِفُونَ لَدَيْـــــــــــــــــهِ عِنْدَ حَدِّهِمِ ۞ مِنْ نُقْطَةِ الْعِلْمِ أَوْ مِنْ شَكْلَةِ الَحِكَمِ

”Berdirilah para nabi disamping Rasulullah saw, pada puncaknya mereka mengharap setitik ilmu dan sebaris huruf dalam hikmah”
Hal ini mengartikan bahwa ilmu dan hikmah para nabi sebelum Nabi Muhammad bersifat statis, terbatas pada keilmuan yang diberikan oleh Allah sedangkan Ilmu yang dimiliki Nabi Muhammad Saw senantiasa mengalami peningkatan tanpa batas.

Dari uraian nadham burdah di atas menjelaskan bahwa kanjeng Nabi Muhammad mempunyai keistimewaan yang lebih dibandingkan nabi-nabi sebelumnya, baik secara fisik, ilmu maupun kedermawanan. Tentunya nabi-nabi terdahulupun mempunyai keutamaan tersendiri, karena seorang nabi adalah orang orang terpilih, orang-orang yang paling diutamakan dalam kaumnya.

Kita sebagai umat kanjeng Nabi Muhammad sudah sepatutnya meneladani budi pekerti beliau, baik dalam semangat mencari ilmu maupun bersifat dermawan dalam menyebarkan kebaikan.
(Enz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *