Berita

Pesantren Krapyak Lepas Santri Libur Lebaran dengan Prosedur Ketat

Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta mengadakan perpulangan untuk seluruh santri secara bertahap, terhitung sejak Jumat (30/04). Perpulangan seluruh santri dilaksanakan dalam rangka libur puasa dan hari raya Idul Fitri 1442 H. Santri dijadwalkan pulang mulai dari hari Jumat 30 Mei 2021 dan akan kembali ke pondok pada tanggal 18 Juni 2021.

Jauh hari sebelum perpulangan, Pondok Pesantren Krapyak telah melakukan berbagai upaya terutama dalam bidang kesehatan. Hal tersebut dilakukan karena hingga saat ini, pandemi belum usai. Upaya kesehatan ini dilakukan oleh Satgas Covid Yayasan Ali Maksum bekerja sama dengan lembaga kesehatan setempat. Upaya-upaya tersebut antara lain: melakukan  screening kesehatan secara rutin, membatasi mobilitas santri dengan pihak yang ada di luar pondok, dan mengupayakan kepada seluruh masyarakat pondok untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan apapun. Selain itu pemberian vitamin juga dilakukan secara berkala agar imun tubuh santri tetap terjaga dengan baik.

Terkait perpulangan libur hari raya tahun ini,  Satgas Covid Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta telah melakukan screening dengan alat GeNose kepada seluruh civitas pesantren, termasuk guru dan santri, terhitung sejak bulan Januari 2021. Pada libur hari raya kali ini, satgas  mewajibkan kepada seluruh santri untuk melakukan tes GeNose sebelum pulang. Selain itu ketika pulang, seluruh santri akan dibawakan surat hasil tes GeNose dan juga surat pengantar lainya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar santri terbebas dari covid-19 ketika sampai di kampung halamanya. Dalam rangka perpulangan santri ini, pondok pesantrenKrapyak mengoperasikan 5 alat GeNose untuk memenuhi kebutuhan 1×24 jam batas pemeriksaan menggunakan GeNose. 5 alat GeNose ini, 2 milik Pondok Pesantren Krapyak, 3 diantaranya hasil kerjasama dengan pondok pesantren sekitar Yogyakarta  yang sama-sama memiliki GeNose: pesantren Al-Munawwir komplek Q, Al Imdad, dan  Wahid Hasyim.

Laksanakan Prosedur Ketat

Ketua Satgas Covid Yayasan Ali Maksum, Ibu Ny. Hj Maya Fitria, S.Psi., Psi., MA. menyampaikan bahwa seluruh santri sudah melakukan tes covid-19 dengan alat GeNose sebanyak 3 kali, dan ketika menjelang pulang, seluruh santri melakukan tes GeNose yang ke-4. Beliau menjelaskan bahwa hal tersebut bertujuan agar santri benar-benar tahu kalau dirinya benar benar negatif covid-19 sebelum pulang.

Terkait waktu dan prosedur perpulangan, seluruh santri dijadwalkan melakukan  perpulang pada hari Jumat(30/04) sampai Ahad (02/05). Hal tersebut tentu saja sesuai dengan anjuran pemerintah yang melarang masyarakat mudik mulai tanggal 6-17 Mei.  Jadi dapat disumpulkan bahwa seluruh santri melakukan perpulangan.sebelum masa peniadaan mudik oleh pemerintah. Seluruh santri juga sudah dibekali dengan surat hasil negative covid-1 sebelum keberangkatan, sehingga sesuai dengan Ketentuan”Dok Kesehatan”PPDN yang dianjurkan oleh Pemerintah. Adapun prosedur perpulangan kali ini dilakukan dengan menggunakan sistem drive thru, agar tidak menimbulkan sebuah kerumunan. Terakhir, Ketua Satgas Covid Yayasan Ali Maksum, Ibu Ny. Hj Maya Fitria, S.Psi., Psi., MA. berpesan kepada semua santri  supaya tetap menjaga kesehatan ketika berada di rumah. Beliau juga berpesan kepada santri-santri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan tidak abai terhadap anjuran-anjuran dari lingkungan sekitar maupun pemerintah.

(Nahikabillah Rabba & Meyreza Dwi Savitri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *