KRAPYAK.org – Setelah Majelis Sholawat Burdah dan Manaqib KH Ali Maksum dilaksanakan pada Rabu malam, 29 Oktober 2025 yang sekaligus menjadi pembuka Rangkaian Haul Almaghfurlah KH Ali Maksum ke-37. Pagi ini Pondok Krapyak menggelar Majelis Simaan Al-Qur’an secara serentak di 18 titik di lingkungan pondok pesantren, (30/10).
Majelis Simaan Al-Qur’an ini diikuti oleh pengasuh pondok, santri, alumni, hingga masyarakat yang turut hadir secara langsung maupun yang mengikuti melalui siaran langsung di kanal Youtube Krapyak Official.
Tradisi Simaan Al-Qur’an ini telah menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haul KH Ali Maksum setiap tahunnya. Melalui ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan, para-santri, alumni, dan jamaah yang hadir bersama-sama menghadiahkan pahala bacaan untuk Almaghfurlah KH Ali Maksum. Sosok ulama kharismatik yang juga dikenal sebagai guru bangsa dan penjaga nilai-nilai keilmuan pesantren.
Pada peringatan Haul ke-37 ini, terdapat 18 Majelis Simaan, di antaranya:
- Musholla Ummi Kultsum
- Taman Rufaida
- Aula SMA Ali Maksum
- Ndalem Ibu Nyai Hj. Maryati Atabik Ali
- Asrama Ndalem KH Atabik Ali
- Ndalem Ibu Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali
- Musholla BETA
- Musholla Khodijah
- Ndalem Asrama Rufaida
- Ndalem Dongkelan
- Musholla Taman Santri
- Aula Sakan Thullab
- Aula Komplek H
- Gedung Patmasuri
- Aula Asrama Aliyah Selatan
- Asrama Diponegoro
- Asrama Panggung
- Joglo SInggah Asrama Zawiya
Selama pelaksanaan Simaan Al-Qur’an di 18 majelis tersebut, para qari’ dari pengasuh, santri, dan alumni membaca Al-Qur’an secara bergiliran. Sementara jamaah menyimak dengan penuh khidmat. Setiap majelis membawa semangat yang sama yaitu menyemarakkan majelis Simaan Al-Qur’an sebagai wujud mahabbah dan penghormatan kepada Almaghfurlah KH Ali Maksum.
Rangkaian Simaan Al-Qur’an ditutup pada Jumat, 31 Oktober 2025 bersamaan dengan majelis Jum’at Legi di Aula Asrama Aliyah Selatan. Khataman Al-Qur’an putri dipimpin oleh Ibu Nyai Hj Luthfiyyah Baidlowi. Sementara khataman putra dilaksanakan seperti biasa pada sore hari di Maqbaroh Masyayikh Krapyak di Dongkelan.
Pewarta: Zulfa Lailatus Sofa | Foto: Alfianida