Pasar Murah Wujudkan Kepedulian Pondok pada Masyarakat Sekitar dan Pengenalan Kewirausahaan Santri

KRAPYAK.org – Terhitung semenjak Peringatan Haul ke-35 KH Ali Maksum, Pondok Krapyak rutin menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah yang ditujukan untuk para santri dan khususnya masyarakat sekitar pondok.

Pagi itu di Halaman Patmasuri, sehari menjelang puncak acara Majelis Haul ke-37 KH Ali Maksum, kegiatan Pasar Murah dibuka bersamaan dengan Expo atau Pameran Produk Santri yang bertempat di Halaman Asrama Aliyah Selatan, (31/10).

Sasaran utama dari diselenggarakannya Pasar Murah yaitu menyediakan sembako bagi masyarakat umum dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran pada umumnya. Oleh karenanya, hal tersebut menarik antusias masyarakat sekitar untuk datang dan membeli sembako. Terhitung sejak pukul 08.00 WIB area Pasar Murah sudah dipadati oleh para santri, alumni, dan pengunjung dari masyarakat sekitar.

Adapun beberapa stand yang turut berpartisipasi pada kegiatan ini, di antaranya:

  • Stand Sembako Murah
  • Stand Krapyak Peduli Sampah
  • Stand BEST Putra
  • Stand PU MTs Putri
  • Stand BEST Putri
  • Stand Thrift Putri dan Thrift OSIS
  • Stand Makanan MTs
  • Stand Kantin Ibu Ny. Fauziyah Salamah
  • Stand Ibu Ny. Nur Chasanah
  • serta stand bakso yang menjadi salah satu favorit pengunjung.

Meskipun matahari memancarkan cahayanya yang paling bersinar, halaman Patmasuri tetap ramai oleh para pengunjung terutama pada stand utama, yaitu Stand Sembako Murah yang menghadirkan berbagai macam sembako seperti minyak, telur, beras, dan sebagainya.

Tak hanya para santri dan masyarakat sekitar saja, banyak alumni Pondok Krapyak yang turut hadir di Pasar Murah kali ini. Seperti Ibu Yanti, alumni tahun 1993, menurutnya program seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat umum saja, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dalam membantu sesama. “Saya merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, dan saya berharap kedepannya semakin baik lagi,” ucap ibu Yanti.

Begitu pun dari para-santri, antusiasme mereka juga tak kalah besarnya. Mereka turut membantu melayani para pengunjung, menata barang, dan ikut meramaikan suasana pasar murah.“Kami senang bisa ikut dan menjadikan tambahan pelajaran berwirausaha dan juga supaya kami lebih bersyukur lagi,” ungkap Nayla salah satu santri yang bertugas di stand penjualan.

Kepanitiaan pada kegiatan ini pun melibatkan banyak pihak, mulai dari instansi MTs dan MA Ali Maksum, pembina OSIS, para guru, hingga musyrif dan musyrifah pondok. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi bukti akan semangat dan rasa kepedulian terhadap sesama.

Dampaknya pun terasa luas bagi masyarakat sekitar. Mereka bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. Sehingga membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Ibu Marini, selaku panitia Pasar Murah sekaligus Lurah Pondok Asrama Putri juga menyampaikan sebelum bersyi’ar kepada masyarakat luas, penting bagi pondok untuk terlebih dahulu memperhatikan masyarakat di sekitarnya. “Sebelum bersyi’ar kepada masyarakat yang luas, alangkah baiknya jika bersyiar terlebih dahulu kepada orang-orang terdekat kita,” ujarnya.

Beliau juga berharap agar kegiatan ini dapat memiliki nilai tasharruf yang baik dan tepat sasaran. Benar-benar menyentuh bagi mereka yang membutuhkan dan semoga kegiatan semacam ini dapat terus diadakan dan menjadi jalan untuk mempererat hubungan antara pondok pesantren, alumni, dan warga sekitar.

Pewarta: Nasywa Hanny | Foto: Mustarih Amar