Berita

PERKUAT PEMAHAMAN NASIONALISME, PESANTREN KRAPYAK SELENGGARAKAN SOSIALISASI EMPAT PILAR

Pada hari Selasa, 2/2/2021, Anggota DPD RI dari DIY, Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA. menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di aula asrama putri, Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Sebagamana diketahui sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara; UUD Tahun 1945; Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR; NKRI Sebagai Bentuk Negara;  Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara; dibahas secara jelas dalam sosialisasi ini.

Kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada para pembimbing (musyrif)  Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Selain Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. kegiatan ini juga diisi dengan konsolidasi dan koordinasi antara pengasuh dan pembimbing. Adapun pemateri pada kegiatan ini yaitu Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA. (anggota MPR RI dari DIY), KH Afif Muhammad, M.A. (Ketua Yayasan Ali Maksum,  Mudir ‘Am Ma’had Aly Krapyak  dan juga dosen UIN Sunan Kalijaga), Ny. Hj. Maya Fitria, S.Psi. M.A. (Pengasuh Ponpes Krapyak dan dosen UIN Sunan Kalijaga), dan Dr. Hj. Diana Jirjis, M. Sc. (Pengasuh Ponpes Krapyak dan dosen UII).

Pemateri pertama, yaitu Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA menyampaikan materi tentang sejarah Pancasila, dimana Pancasila dicetuskan oleh para ulama dan pada Muktamar Nu di Situbondo tahun 1984, diputuskan bahwa Pancasila bukanlah agama dan tidak bertentangan dengan ajaran islam. Bahkan di dalam Pancasila, terdapat nilai nilai ajaran islam, dimana agama islam memberi solusi dalam hal apapun termasuk saat pandemi baik itu lahiriyyah maupun batiniyyah. Islam juga menjadi solusi bagi kemasyarakatan, yaitu tolong menolong dan gotong royong. Terakhir, Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing (musyrif) atas kerjasamanya sehingga Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta dapat memulai aktivitas pembelajaran kembali.

Permateri kedua dalam kegiatan ini adalah KH Afif Muhammad, M.A. Beliau melanjutkan apa yang disampaikan oleh Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA, tentang salah satu ajaran islam, yaitu gotong royong. “Gotong-royong adalah bahu membahu untuk satu tujuan”, ujar beliau. Selain itu beliau bercerita bahwa Pondok Krapyak turut andil dalam kemerdekaan RI. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya salah satu anggota BPUPKI, yaitu Bapak Abdul Kahar Moedzakir yang merupakan kemenakan dari Mbah Munawwir (pendiri Ponpes Krapyak). KH Afif Muhammad, M.A juga menyampaikan bahwa Pancasila sesuai dengan nilai-nilai islam, yaitu maqosidus syariah.   Terakhir, beliau berpesan kepada para pembimbing agar melakukan imitasi dan melaksanakan apa yang didawuhkan  oleh pengasuh.

Pemateri ketiga dalam kegiatan ini adalah Ibu Ny. Hj. Maya Fitria, S.Psi. M.A. Beliau menyampaikan bagaimana susahnya perjuangan para leluhur Bangsa Indonesia dalam memerdekakan Bangsa, sehingga kita sebagai generasi saat ini tinggal meneruskanya saja. Kedua, beliau menyampaikan bahwa KH Ali Maksum merupakan ulama’ yang menerima Pancasila dan tidak anti terhadap Pancasila. Terakhir, beliau menjelaskan  bahwa cara bersantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta Yayasan Ali Maksum sudah sangat Pancasilais. Kegiatan ini ditutup dengan rapat koordinasi dan konsolidasi antara pengasuh dan pembimbing.

(Nahikabillah Rabba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *