MULAILAH DARI YANG ANDA BISA

Demikian antara lain kiat bisnis yang diberikan oleh Ibu Hj. Feny Mustafa, pemilik Shafira Corporation yang juga ikon busana muslim Indonesia. Beliau menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan santri-santri putri Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta, pada Kamis malam Jum’at, tanggal 24 Agustus 2017 M., bertepatan tanggal 2 Dzul-Hijjah 1438 H.

“Memulai usaha tidak perlu dari sesuatu yang jauh dari kita. Justru kita harus memulainya dari hal-hal yang terdekat dengan kita.” Beliau kemudian mencontohkan teman beliau dari Jawa Tengah yang dikenal sebagai “pengusaha wc”. Awalnya pengusaha itu hanya berjualan sekaligus tinggal di sebuah stasiun kereta api di Jakarta. Di dekat tempatnya berjualan, ada wc umum yang bau sekali. Merasa terganggu dengan bau tersebut, dia membersihkan wc itu agar dapat tinggal di situ dengan lebih nyaman. Tidak dinyana, karena keadaan wc bersih, orang-orang jadi senang sekali menggunakannya. Mereka juga dengan senang hati memberikan uang kepadanya. Dia lalu berpikir, kenapa jasa membersihkan wc tersebut tidak sekalian dijadikan sebagai lahan bisnis? Sedang pada tahun 80-an, di mana-mana semua wc umum itu bau dan kondisinya kotor. Maka mulailah dia terjun menangani wc-wc umum di berbagai tempat di Jakarta. Hasilnya luar biasa, dia sukses menjadi pengusaha wc.

Pemilik Shafira yang sudah menggeluti bisnis usaha pakaian selama 28 tahun ini juga menekankan pentingnya aspek kepercayaan sebagai modal bisnis. Beliau menyatakan: “Anda harus bisa menjadi orang yang dipercaya. Mengapa? Karena pertama kali berbisnis, maka yang meminjamkan uang sebagai modal pasti adalah teman-teman dekat atau saudara-saudara kita. Bukan bank! Syaratnya, Anda harus bisa dipercaya. Jangankan orang lain, bahkan orang tua Anda saja pasti enggan meminjamkan uangnya sebagai modal, jika Anda tidak bisa dipercaya.”

Ibu Hj. Feny Mustafa juga menambahkan pentingnya keuletan dan kreatifitas dalam setiap usaha yang dijalankan. “Anda harus yakin bahwa Allah akan selalu membantu usaha Anda. Anda juga harus kreatif. Contohnya, kenapa sate Pak Pong lebih digemari daripada warung-warung sate klatak lainnya? Ya, barangkali karena satenya disajikan dengan cara yang berbeda, yaitu satenya ditusuk menggunakan jeruji sepeda…”

Ibu dua anak yang sekarang membawahi 28 butik Shafira yang menyasar kalangan atas, 140-an toko Zoya untuk konsumsi kalangan menengah dan puluhan toko Mezora untuk kelas menengah ke bawah itu juga menekankan pentingnya santri untuk senantiasa mencontoh kehidupan Nabi Muhammad shallallahu ‘alayh wasallam. Beliau yakin bila mau meneladani Nabi: “Anda akan menjadi orang yang sukses, termasuk dalam hal bisnis.”

Pertemuan yang kebetulan dilaksanakan saat kegiatan Shalawatan malam Jum’at itu berlangsung meriah karena diselingi dengan dialog dan tanya jawab. Pertemuan yang juga dihadiri oleh Pengasuh, Ibu Ny. Hj. Nur Hasanah, dan para pembimbing itu kemudian diakhiri dengan mushafahah (saling bersalaman) dan foto bersama di akhir acara.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid