Raih 5 Gelar, Krapyak Mantapkan DIY Raih Posisi 6 di MQK Nasional

Bantul, 10/9/14 (krapyak.org). Setelah melewati hari-hari yang menengangkan dan melahkan selama kurang lebih 9 hari lamanya di Jambi, senin sore (9/9/14). Rombongan santri Krapyak peserta lomba Musabaqoh Qiroatil kutub (MQK) V akhirnya tiba di Pesantren Krapyak disambut ratusan santri. Dalam sambutannya mewakili Pengasuh yang turut serta menemani para santri selama perlombaan, KH. Hilmy Muhammad menyampaikan syukur yang mendalam dan kebanggaannya atas jerih payah dan hasil maksimal yang dicapai oleh anak-anak santri.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta berhasil memperoleh berbagai prestasi membangakan di ajang Musabaqoh Qira’atil-Kutub (MQK) ke-5 di Jambi. Mereka adalah Ananda Ayyun Anniqo Rizqyana, juara 2 putri dan Ibnu Hajar Asqolani, juara 3 putra, masing2 di bidang Tarekh tingkat Ulya, kitab Tarikh Ibni Hisyam; Rikza Aufarul Umam, juara 3 bidang Ushul-Fiqh Ulya, kitab Ghayatul-Wushul; Nur Azka Inayatus Sahara, juara 3 bidang Hadits Wustho kitab Bulughul-Maram dan Hamidatul Hasanah, juara harapan I bidang Balaghah Ulya kitab Uqudul-Juman. Semoga prestasi mereka dapat diikuti oleh santri2 lainnya, amin” ungkap beliau.

“Capaian prestasi tahun ini yang meraih 5 gelar, lebih baik daripada tahun lalu yang hanya meraih 2 gelar, yakni juara 3 lomba debat pidato bahasa Inggris putri dan juara harapan 2 ushul fiqh ulya di Sumbawa-NTB, karenanya kita patut berbangga dan bersyukur”, lanjut KH. Hilmy Muhammad.

Sementara Ayyun Aniqo Rizkiyana, dlam sambutannya mewakili delegasi santri, yang meraih juara 2 kategori tarekh tingkat ulya menyampaikan terimakasih atas doa dan dukungan semua pihak.

“Saya atas nama seluruh santri yang mengikuti lomba, menghaturkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, doa dan semangat dari pengasuh, guru-guru, teman-teman dan adik-adik semua. Doa dan dukungan kalian semua sangat berarti bagi kami, jazakumullah ahsanal jaza’, ujar mahasiswi D3 bahasa mandarin UGM yang juga pembimbing putri ini dengan haru berkaca-kaca.

Kalimatut-tarhiib dan sambutan terakhir disampaikan oleh KH. Zaky Muhammad, Lc, senada dengan yang lain, beliau mengucapkan syukur dan selamat atas raihan prestasi santri yang gemilang ini.

“Syukur yang tak berbilang saya sampaikan atas berkah lomba kali ini. Selamat kepada yang berhasil pulang membawa gelar juara. Kalian adalah pahlawan bagi Pondok ini, kalian semua yang mengikuti lomba adalah pemenang”, ujar beliau.

Pada ajang perlombaan kali ini, Pondok Pesantren Krapyak berhasil mengirimkan 15 santri terbaiknya bergabung dalam kafilah Provinsi D.i.Y dalam ajang bergengsi tahunan kemterian agama tersebut. Secara keseluruhan, posisi DIY menjadi urutan ke enam dengan total perolehan medali 15 buah. Rincian medali yang diperoleh DIY yaitu juara 1 dicabang balaghah ulya putra, juara 2 dicabang fiqh ula putra, tafsir wustha putra dan tarikh ulya putri, juara 3 dicabang hadits wustha putri, hadits ulya putra, tarikh ulya putra dan ushul fiqh ulya putra. Juara harapan 1 diperoleh cabang nahwu ula putri, balaghah wustha putra, balaghah ulya putri dan ushul fiqh ulya putri. Sedangkan juara harapan 2 diperoleh dari cabang ushul fiqh wustha putri, tarikh ula putra dan nahwu ulya putri.

Urutan 10 besar MQKN ke V di Jambi ini adalah Jawa Timur dengan 37 medali, Jawa Tengah 32 medali, Jawa Barat 32 medali, Banten 15 medali, Kalimantan Selatan 22 medali, DIY 15 medali, DKI Jakarta 2 medali, Riau 8 medali, Nusa Tenggara Barat 8 medali dan Nangroe Aceh Darussalam 5 medali (humaidiy@s).

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid