Ikuti Jambore Taichi, Sasana Ali Maksum Sabet Juara 2

Bantul, (23/6/2014). Taichi, Salah satu cabang ekstrakurikuler di Pondok Pesantren Krapyak, meraih prestasi menggembirakan. Nur Aini Naimah, Al-Kayyis, Nur Sabrina Muna, Ishmatul Maula, Rizki Fadhilah, Lu’luil Maknun dan Nilna Muna Izhdihararusshofa yang tergabung dalam Sasana Taichi Ali Maksum berhasil membawa pulang tropi juara II dalam cabang Taiji atau senam taichi dalam JAMBORE ke-3 Taichi Chuan se DIY-Jateng yang diselenggarakan oleh Asosiasi Taichi-Chuan Nasional Indonesia (ATNI) di Balaikota pada Ahad, (22/6/2014).

ATNI sebagai wadah organisasi pecinta dan praktisi taichi di Indonesia memang secara rutin menyelenggrakan pertemuan antar sesama sasana taichi pertiga bulan sekali. Jambore yang terakhir dilakukan adalah jambore yang ke-3 sejak awal digagas.

Shifu Taufik Damisi, pelatih Taichi Sasana Ali Maksum yang juga ustadz dan pengajar di Pondok Pesantren Krapyak, mengungkapkjan bahwa apa yang diraih peserta didiknya adalah sebuah prestasi yang cukup membanggakan, mengingat mereka berlatih belum lama.

“baru sekitar setahun, bahkan belum genap setahun anak-anak telah meraih prestasi membanggakan. Ini menjadi bukti, anak-anak kita mampu berprestasi ke jenjang maksimal. Taichi yang notabene bukan dari tradisi beladiri Pesantren, mampu diikuti dan diserap dengan baik oleh para santriwati. Ini jelas membanggakan, bukan? Senua jelas berkat jerih payah dan kesungguhan mereka. ” jelas Pak Taufik Damisi.

Di tenpat terpisah, Pak Dr. KH. Hilmy Muhammad, salah satu Pengasuh Pondok Krapyak saat disowani oleh santriwati menyambut gembira dan selamat kepada anak-anak, serta memberikan motivasi atas apa yang telah diraih.

“Alhamdulillah, prestasi ini tentu membanggakan, saya berharap bisa terus dikembangkan dan dilanjutkan ke jenjang prestasi yang lebih baik dan tinggi levelnya” ungkap beliau.

Hal senada juga di sampaikan oleh KH. Nilzam Yahya, M.Pd.I, menurut beliau, capaian prestasi anak-anak ini bisa dijadikan contoh buat adik-adik kelas mereka.

“Dengan segala keterbatasan waktu dan kesibukkan aktivitas sekolah dan pengajian, kalian telah mampu mengukir prestasi. Ini bisa jadi contoh yang baik buat adik-adik kelas kalian. Keterbatasan nyatanya tidak menjadi halangan untuk meraih prestasi.” Ujar Pak Nilzam.

Sasana Taichi, merupakan salah satu ekstrakurikuler yanga da di Pesantren Krapyak. Saat ini telah ada beberapa ekstrakurikuler yang dikembangkan di Pesantren ini. Di bidang olahrga, ada Club Sepakbola, Senam Taichi, Beladiri Jet Kun Do, Silat Pagar Nusa. Di Bidang Bahsa: ada club Bahasa Arab dan ADS (Ali Maksum Debating Sociaty) club debat bahasa Inggris. Di bidang keterampilan ada Hadroh-Marawis, tari saman, Kaligrafi, Jurnalistik, Karya Ilmiah Remaja (KIR), Ali Mkasum Tecno Club (ATC) dan PMR.

Ekstrakurikuler ini dikembangkan oleh Pesantren untuk memompa kreativitas dan potensi mereka. Hingga saat ini, sudah banyak prestasi yang ditorehkan mereka, di berbagai even perlombaan di level nasional dan internasional.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid