Studi Banding Pengurus PP Wahid Hasyim ke Krapyak

Keberadaan pengurus atau pembina Pondok Pesantren merupakan representasi kyai dan santri, ketika bersama Kyai , Pembina atau pembimbing haruslah mampu menerjemahkan kersane (kehendak) Kyai, begitu sebaliknya, ketika bersama Kyai, pembina menjadi juru bicara santri yang menyampaikan segala aspirasi santri. Hal ini diungkapkan oleh KH. Hilmy Muhammad dalam sambutannya dalam acara kunjungan Studi Banding Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta ke Pesantren Krapyak pada Ahad. 6 Oktober 2013 di Aula Asrama Sakan Thullab. Turut dalam kunjungan study tour Kepala dan Waka Madrasah Aliyah dan MTs, Pembina Mts-MA dan perwakilan pengurus Yayasan Pondok Wahid Hasyim.

Secara khusus, maksud kunjungan ini adalah sharing tentang pola kepembimbingan yang ada di Pondok Krapyak. Secara berturut-turut, Ust H. Nashih Muhammad, mewakili pembimbing asrama MA Putra, Ustadz irhas Bz mewakili pembimbing asrama MTs Putra dan Ustadz H. Masruchin memberikan penjelasan terkait rutinitas harian asrama santri, kegiatan, tata tertib santri hingga evaluasi dan kurikulum Pondok Krapyak dalam sesi dialog.
Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Nologaten Yogyakarta sangat dekat sekali dengan Pondok Krapyak, tidak hanya secara emosional, karena Pengasuhnya merupakan mutakharrij (alumnus) Pondok Krapyak, tetapi juga karena masih memiliki ikatan keluarga dengan keluarga besar Krapyak.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid