Alumni Krapyak Raih Predikat Mumtaz (Cumlaude) di Sudan

Beberapa tahun terakhir ini nama sudan tak asing lagi untuk dibicarakan di kalangan pesantren tak terkecuali pesantren krapyak, banyak mahasiswa-mahasiswa asal indonesia yang belajar di negara yang terkenal dengan bahasa arab fusha (resmi) ini khusus untuk memperdalam keilmuan islam,

Pada hari selasa (22/1/13), bertempat di auditorium Dirosat Ulya, Fakultas Syariah wal Qonun, Universitas Al Qur’anul Karim dan Ilmu-ilmu Keislaman Sudan, telah berlangsung sidang master H. Karimullah atau ayim sapaan akrabnya ,mahasiswa indonesia alumni pesantren krapyak dengan predikat mumtaz (cumlaude).

Tesis yang diujikan pada sidang master ini ialah tentang Hukum Wakaf, dengan judul “Ahkamul Waqfi wa Tathbiqotuha ‘alal Qonun al Indunisiy, Dirosah Muqoronah” (Hukum-hukum Wakaf dan Aplikasinya terhadap Undang-undang Wakaf Indonesia, Studi Komparatif), dengan didampingi dua dewan munaqish (penguji) DR. Abbas Hamzah dan DR. Ubaid Muadz, serta DR. Ibrahim Basyir sebagai musyrif (pembimbing).

Sidang yang dimulai pukul 13:45 siang ini dihadiri oleh sejumlah warga NU Sudan, citivitas akademika universitas Al Quranul Karim dan beberapa mahasiswa sudan di fakultas syariah wal qonun.

Walau ada banyak kritikan dari dua dewan penguji sehingga membuat jalannya sidang menjadi menarik dan sedikit menegangkan namun karimullah berusaha mempertahankan apa yang ditulis dalam tesisnya.

Setelah Karimullah selesai mebaca tesis yang ditulisnya tersebut dan “break” sejenak untuk memusyawarahkan hasil sidang oleh musyrif dan dua dewan penguji, maka acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil keputusan sidang. Dalam keputusan ini, dewan penguji menganugerahkan predikat Mumtaz (Cumlaude) kepada karimullah.

Dalam kesempatan kali ini Ketua Tanfidziyah PCI NU Sudan H. Miftahuddin Ahimy, MA dan anggota serta warga PCI NU Sudan memberikan apresisasi yang tinggi kepada karimullah atas keberhasilannya tersebut.

H. Karimullah adalah Sekjen PCI NU Sudan Periode 2008-2009 dan salah satu alumni MA Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak angkatan 2006. Dan saat ini, sedikitnya ada sembilan alumni krapyak yang sedang menimba ilmu di negara dengan julukan Dua Nil tersebut. ((Kontributor: A. Luqman Fahmy)

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid