Kunjungan Dubes Arab Saudi ke Krapyak

Bantul, Krapyak.org. Pondok Pesantren Yayasan Ali Maksum kembali mendapat kehormatan menjamu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Musthofa Ibrahim al-Mubarok dalam lawatannya ke Yogyakarta pada kamis, (27/9/2012). Dalam kunjungannya, Musthfofa Ibrahim yang di damping para diplomat dan rombongan, tiba di Pondok Pesantren Krapyak pada pukul 13.00, di terima oleh seluruh pengasuh dan dewan guru serta santri.

KH. Afif Muhammad selaku Ketua Yayasan Ali Maksum dalam sambutannya menyampaikan rasa gembira dan terima kasihnya atas kesediaan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk berkunjung dan beramah-tamah dengan segenap keluarga besar Pondok Pesantren Krapyak. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan sejarah singkat berdirinya Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum, sistem pengajaran dan perkembangan pendidikannya.

“Pondok ini selain Madrasah Diniyah dan TPQ yang diperuntukan untuk anak usia dini dan masyarakat sekitar pondok, juga ada Madrasah Tsanawiyah, juga ada Madrasah Aliyah dan LKIM. Selain itu, juga ada takhassush Madrasah Tahfidz Putri yang diasuh oleh Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali” jelas beliau.

“Sosok Pengasuh almaghfurlah KH. Ali Maksum juga tidak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan pondok ini. KH. Ali Maksum dalam sejarah intelektualitasnya selain nyantri berbagai pesantren di tanah jawa, juga pernah nyantri dan berguru dengan para masyayikh dan ulama Mekkah” ungkap Afif lebih lanjut.

Sementara itu, dalam kesempatannya berbicara di depan hadirin, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia ini menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya bisa melakukan kunjungan dan ramah tamah dengan seluruh jajaran pengasuh dan guru Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum. Mushtofa juga menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas jerih payah Pondok Pesantren Krapyak yang terus membangun dan berkembang.

Mushtofa juga menyampaikan ada banyak peluang beasiswa bagi segenap santri Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum yang ingin meneruskan ke jenjang S1, S2 atau S3 di Arab Saudi.

Beliau juga menerima bingkisan cinderamata karya tulis karangan KH. Ali Maksum yakni kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jama’ah, Jawami’ul Kalim, kamus Al-’Ashri karangan KH. Atabik Ali serta pigura nadhom Asmaul Husna karangan Syekh an-Nabhani yang dipopulerkan oleh almaghfurlah KH. Ali Maksum dan menjadi bacaan santri Krapyak.

Sebelum meninggalkan acara, Musthofa berkesempatan melakukan sesi foto bersama para pengasuh.

Dari Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum, Dubes Musthfofa Ibrahim al-Mubarok juga menyempatkan diri sowan dan ramah-tamah ke ndalem KH. Zainal Abidin Munawwir. Ditemui oleh KH. Zainal Abidin Munawwir, turut hadir KH. Najib Abdul Qodir, KH. Fairuzi Afiq Dalhar, KH. Hilmy Muhammad, KH. Zaki Muhammad, KH. Muhtarom Ahmad, dan lainnya berdialog dengan Mushtofa Ibrahim dan rombongan.

Selama kurang lebih tiga puluh menit, Musthofa dan rombongan pamit dan rencananya pada hari yang sama juga mengunjungi Pondok Pesantren Pandanaran (Hum).

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About humaid