Pesantren Berwawasan Lingkungan

Baru sekitar 30 persen dari sekitar 280 pondok pesantren di wilayah DIY yang berwawasan lingkungan di antaranya Ponpes Pandanaran, Ponpes Mu’allimin, Ponpes Yayasan Ali Maksum. Dibandingkan 5-10 tahun yang lalu, ponpes yang ada sudah lebih bersih dan memperhatikan kesehatan, kata Kepala Seksi Pendidikan Salafiah Kanwil Departemen Agama DIY Drs. H Ridwan Priyanto dan Kepala Bidang Pekapontren Kanwil Depag Dra Hj.Mas’amah, MPdI di ruang kerjanya, Jum’at (6/11).

”Dulu kalau kita ke Ponpes, berbau, kotor, banyak baju yang digantungkan dan banyak santri yang menderita penyakit gatal-gatal (gudhig), tetapi sekarang jarang dan bahkan tidak ada santri yang berpenyakit gudhig,”tutur Ridwan.

Sejak tiga tahun lalu Kanwil Depag DIY bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup Propinsi DIY menyelenggarakan pelatihan penanganan limbah cair, penanganan sampah mandiri, dan sebagainya. Sejak tiga tahun yang lalu juga dilakukan evaluasi ponpes yang berwawasan lingkungan. Pada saat tersebut dilakukan penilaian. Bagi ponpes yang berhasil mewakili kabupaten/kota di DIY untuk mengikuti penilaian di tingkat propinsi mendapat dana stimulan dari Pemda Kabupaten/kota maupun Kanwill Depag Propinsi DIY.

Tahun lalu Kanwil Depag memberikan stimulan kepada ponpes yang mewakili kabupaten/kota untuk maju di tingkat propinsi masing-masing sebesar Rp 3 juta, sedangkan tahun ini stimulan yang diberikan Kanwil Depag kepada lima ponpes yang mewakili kabupaten/kota sebesar Rp 5 juta untuk setiap ponpes.

Sampai saat ini penilaian ponpes yang berwawasan lingkungan baru sampai tingkat propinsi karena tingkat nasional belum ada. ”Dari Kalimantan Timur pernah ada yang studi di ponpes Yogyakarta untuk mengembangkan ponpes berwawasan lingkungan di sana,”tutur dia.

Sementara itu menurut Mas’amah, meskipun sudah cukup banyak Ponpes berwawasan lingkungan, tetapi baru sedikit Ponpes yang memiliki Ipal. Karena Ponpes tersebut dikelola swasta dan biaya untuk membangun Ipal cukup mahal.

Rencananya ponpes berwawasan lingkungan ini akan dikembangkan ke seluruh Indonesia. Tetapi sampai sekarang belum jadi dilaksanakan, kata Ridwan. Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta baru-baru ini juga mengatakan bahwa program ponpes berwawasan lingkungan (ekopesantren) akan dikembangkan ke seluruh Indonesia. (sumber: Republika)

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

About alimaksum